Puisi-Puisi Agus K. Saputra


Malioboro

titik nol bukan jeda
ia pengingat alami
dalam kisah pelik

kamu melintas
dengan semerbak bunga
bagai kuncup indah

sudah cukup bagiku
merenda hidup 
di tengah kebisingan rindu

ampenan, 14-05-2026: 07.46

Gembira Loka

semestinya kita tak ragu
menyambut bahagia berbalut rindu
di tengah kekosongan diri

semestinya aku lebih berani
menyambut rekah di bibir
di tengah keraguan itu

tapi kamu menyimpulnya
dalam sekedipan mata
hingga kini kerap mengoyak makna

ampenan, 14-05-2026: 12 25

Agus K. Saputra, lahir 14 Agustus 1968. Alumnus Fakultas Ekonomi, Universitas Mataram, Jurusan Manajemen, angkatan 1987. 

Menyukai puisi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama dengan cara ikutikutan lomba. Saat di SD Bebedilan II Ciamis, paling antusias dengan tugas drama. Dan hal ini ditekuni saat ikut pelajaran ekstrakurikuler di SMAN 1 Mataram. Lulusan SMAN 1 Ciamis ini adalah seorang pensiunan PT Pegadaian–terakhir bertugas sebagai Lead di Kanwil VII Denpasar, Bali. 

Kini aktif di Akuair: art & creative enterprise (komunitas seni di Kota Mataram, NTB). Imaji Air Api merupakan buku kumpulan puisinya yang kesembilan. Buku kumpulan puisinya yang sudah terbit adalah Kujadikan 
Ia Embun (Halaman Indonesia, 2017), Menunggu di Atapupu (Halaman Indonesia, 2018), Sepucuk Surat dan Kisah Masa 
Kecil (Halaman Indonesia, 2020), Bermain di Pasar Ampenan (Halaman Indonesia, 2021), Mencari Rumah Sembunyi (Halaman Indonesia, 2022), Januari di Kendari (Halaman Indonesia, 2022), Pertemuan Kecil (Halaman Indonesia, 2024)
dan Buku Harian Merah Muda (Halaman Indonesia, 2024).

0 komentar