Oleh: Muhammad Asqalani eNeSTe
Pagi itu, orang-orang berdatangan ke TBM Cahaya Rumah. Suasana tampak sibuk. Yang datang aneka rupa dan kostum. Apa pasal?
Ya, mereka adalah anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang datang bersama orangtua atau pendamping untuk semangat mengikuti Lomba Baca Puisi se-Pekanbaru.
Meski se-Pekanbaru, mengingat bahwa lokasi TBM Cahaya Rumah masuk ke kawasan Kabupaten Kampar, maka otomatis anak-anak dari TBM Cahaya Rumah adalah utusan Kampar, bukan Pekanbaru. Bahkan Arsyla utusan dari Lenggok Media berasal dari Kabupaten Rokan Hulu. Karena sebenarnya, penyebutan Pekanbaru sejatinya siapa saja yang ingin ikut berkompetisi, tampil berani dan mengasah bakat.
Berikut deretan nama yang masuk di 10 Besar:
JUARA
Juara 1: Alma Ayatunnisa Fadhli
Juara 2: Aisha Dzalila Capriana
Juara 3: Sinta Sartika
HARAPAN
Harapan 1: Muhammad Syarizky
Harapan 2: Khaila Fitri Ramadhani
Harapan 3: Aisha Khansa Putri Elmas
10 BESAR
Peringkat 7: Muhammad Raja Alfin
Peringkat 8: Raisya Atthahirah
Peringkat 9: Nyi Ayu Siti Julaiha
Peringkat 10: Arsyla Juerli Fitri
Juara 1 berasal dari SD An-Namiroh, Juara 2 dari SD 144 Pekanbaru, Juara 3 hingga Peringkat 8 diborong oleh peserta dari TPQ Ar-rahman.
TBM Cahaya Rumah sendiri harus tersenyum di Peringkat 9, dan Arsyla dari Rokan Hulu di posisi 10.
Ada hampir 30 peserta dari berbagai sekolah dan lembaga, khususnya yang terafiliasi dengan TBM Cahaya Rumah.
Uang Tunai + Piala + Buku
Lomba Baca Puisi Kusta karya Cindy Neo, menghadirkan penulisnya langsung, yaitu Cindy Neo, yang merangkap sebagai juri.
Selain sponsor tunggal acara ini, kami juga ingin memberikan pengalaman spesial bagi Cindy, melihat bagaimana puisinya dibacakan dan diapresiasi.
Benar, mata Cindy berkaca-kaca. Selain bangga karyanya dibacakan oleh peserta, beliau juga terharu terhadap totalitas para peserta lomba, terbukti dengan adanya sejumlah peserta dengan kostum yang benar-benar terniat, hingga aksi mengoyak baju kala tampil.
Cindy berharap, acara semacam ini terus berlanjut, hingga adik-adik sejak kecil telah dekat dengan sastra.
Kebahagiaan ini ditutup pemberian hadiah berupa piala, uang pembinaan, dan buku puisi Dalam Sunyi Aku Pulang, karya Cindy Neo.
Tampak wajah yang tidak asing di antara foto yang tertangkap. Eko Ragil Ar-rahman sebagai penyair muda Riau, dan Laura Rafti sebagai guru ekskul sastra Al Huda.
Akhirnya, peserta dari Azzamy Library pulang setelah berpose dengan Cindy Neo, disusul peserta lain, dengan cerita yang melekat di kepala untuk diceritakan.
Muhammad Asqalani eNeSTe. Penyair. Pendiri TBM Cahaya Rumah.


.png)
0 komentar