MERAYAKAN HARI IBU DENGAN MELAHIRKAN BUKU

Oleh: Muhammad Asqalani eNeSTe 

21 Desember 2025, di sebuah pagi yang bergerimis. Beberapa orang seniman serta para undangan menggesa langkah ke roof top kafe Kopi Uwo.

Apa pasal? 
Acara peluncuran buku Dalam Sunyi Aku Pulang akan segera dimulai. 

Buku puisi Dalam Sunyi Aku Pulang (selanjutnya disingkat DSAP) adalah karya perdana Cindy Neo. Seorang perempuan kelahiran Pekanbaru, yang jatuh cinta pada kata-kata, khususnya puisi. Beliau salah satu penggagas Malam Puisi Pekanbaru (MPP) yang sempat marak diadakan dari kafe ke kafe di seantero kota bertuah ini.

Turut hadir CEO Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting, yaitu Kunni Masrohanti. Kunni, merupakan pembicara atau pengulas dalam acara bedah buku DSAP.

Dimoderatori oleh Gesty, acara berjalan dengan baik dan lancar, sesekali penonton bertanya. Kunni dan Cindy menjawab. Kerap wajah Cindy tampak sumringah, sebab acara kecil ini sangat berarti baginya. Sebuah langkah awal untuk karya-karya selanjutnya.

Dimeriahkan dengan pembacaan puisi dari buku DSAP oleh Murparsaulian, Mulyati Umar dan seorang pembaca puisi balita Nawaitu Flliora Linchpin dari TBM Cahaya Rumah.

Di antara jejer kursi, tampak DR. Bambang Kariyawan, Eko Ragil Ar-rahman, Sausan Al Ward, Mr Lie, Daris Kandadestra, Laura Rafti, Muhammad Asqalani eNeSTe. Hadir pula Duta Baca Riau, Wahyu Abla, yang sesekali membalik buku DSAP di tangannya.

Ada sejumlah teman atau circle Cindy yang hadir, mereka tampak antusias dan bahagia. Barangkali perayaan buku ini juga, perayaan persahabatan mereka yang mesti dijaga.

Suara Cindy sebelumnya tak pernah kita dengar. Tapi melalui panggung kecil diskusi ini, pikiran kita kini berjalan, bahwa sebenarnya penyair atau setidaknya penulis perempuan ini ternyata telah lama berpeluk erat dengan puisi.

Sukses!

Muhammad Asqalani eNeSTe. (Guru, Penyair, Editor dan Mentor Menulis Puisi Online di Asqa Imagination School (AIS)).

0 komentar